Tags

, , , , , , , , , , , , , , , ,


SALDO JAMSOSTEK YANG TERCAIR……..

Bagi para buruh/tenaga kerja/karyawan sudah tentu mengenal dengan istilah Jamsostek alias Jaminan Sosial Tenaga Kerja. Setiap bulan upah kita selalu di potong sebanyak 2% untuk Jamsostek tersebut yang di khususkan pada kapling JHT alias Jaminan Hari Tua. Lalu apa perlunya JHT 2% tersebut dipotong oleh Perusahaan; bukankah merugikan karyawan sendiri??? Tentu saja tidak merugikan, bahkan sangat menguntungkan sang karyawan sendiri. Karena Saldo tersebut di ibaratkan Tabungan untuk sang Karyawan yang notabene diperuntukkan JIKA sang Karyawan tidak bekerja lagi alias terkena Pemutusan Hubungan Kerja dan atau sudah pindah perusahaan dan tentunya dengan syarat 5 Tahun 1 Bulan atas kepesertaan tersebut. Lebih rinci lagi gini loh; Kita buat Study Kasus saja;

  1. Tahun 2002 anda Mulai Bekerja di PT. Angin Ribut Akur = Lalu menerima Kartu Jamsostek
  2. Tahun 2004 anda Pindah Perusahaan di PT. Angin Barat Timur = Lalu Menerima Kartu Jamsostek lagi, alias mendapatkan Kartu Baru karena tidak diperpanjang dari Kartu sebelumnya
  3. Tahun 2007 anda Pindah Perusahaan lagi di PT. Apa Sajalah = Iuran Jamsostek anda mengikuti kartu Jamsostek dari PT. Angin Barat Timur
  4. 2011 anda Pindah lagi ke PT. Pindah Terus Menerus = Lalu mendapatkan Kartu Jamsostek baru lagi, karena si HRD tidak meneruskan Iuran Jamsostek dari PT sebelumnya.
  5. 2013 anda Mendapatkan Pemutusan Hubungan Kerja alias PHK dan sampai sekarang belum bekerja.

Ok, Dari Contoh Kasus diatas; maka dapat disimpulkan bahwa anda mempunyai 3 (tiga) Kartu Jamsostek dari beberapa Perusahaan.

Tentu anda berpikiran Kartu mana yang dapat dicairkan Saldonya? Apakah hanya yang Periode Tahun 2002 s/d 2007  saja ? Karena Hitungannya sudah 5 (lima) Tahun ?

Jawabannya adalah TIDAK. Semua Kartu Jamsostek dari Tahun 2002 sampai dengan 2011 tersebut (Pada Perusahaan terakhir) DAPAT DICAIRKAN Saldo JHT (Jaminan Hari Tua) anda.

Apakah ini Cuma Teori ? TIDAK, ini bukan Teori TAPI sudah saya buktikan.

Lalu Bagaimana Caranya ? Ok, saya akan coba beri sedikit penjelasan bagaimana cara pencairan Saldo JHT atas Jamsostek anda tersebut.

Think + THINGs to Do alias Pikir + Apa-apa yang harus di Kerjakan;

  1. Siapkan Semua Kartu Jamsostek ASLI + Photo Copynya
  2. Siapkan KTP (kartu tanda penduduk) ASLI + Photo Copynya
  3. Siapkan Verklaring alias Surat Keterangan Kerja ASLI dari Perusahaan Sebelumnya + Photo Copynya
  4. Siapkan Photo Copy Buku Rekening Anda

Setelah semua disiapkan, Anda datang saja ke Kantor Jamsostek Terdekat (coba liat di Mbah Google, Mana Kantor Jamsostek yang terdekat dengan kediaman anda).

Setelah Ketemu kantornya dan setelah sampai disana; Anda akan di sodori Form Jamostek No. 5 alias isian bio data yang memuat; Nama  anda + Alamat anda + Nama dan Alamat Perusahaan sebelumnya + Upah anda terakhir Dan lain-lainnya (gak sulit kok isiannya) dan Kemudian anda akan diberikan Nomor Antrian,,,,,ya apalagi kalo bukan antri menunggu panggilan dari Petugas jamostek. Setelah nomor anda dipanggil, biasanya Petugas Jamostek akan melakukan Cross Check ke Data Base mereka, alias Just to make sure apakah data yang kita berikan benar atau abal-abal. Kalau terkesan tidak meyakinkan atas Data tersebut, maka sang Petugas biasanya akan menanyakan beberapa pertanyaan. Misalnya; Anda bekerja sebagai apa ? Siapa atasan anda dan berapa nomor telp dan emailnya.

Perlu diperhatikan dalam Verklaring atau Surat Keterangan Kerja tersebut juga akan di Cross Check dengan Periode Setoran atas JHT anda. Misalnya di Verklaring PT. Angin Ribut Akur; anda dibuat mulai bekerja dari January 2002 s/d December 2004, namun pada Database JHT hanya tercatat di System November 2002 s/d October 2004, artinya ada Periode yang kosong. Nah kalau begitu jangan kaget, karena itu kembali ke Verklaring yang salah Catat dan atau Perusahaan anda yang tidak membayarkannya. So, Don’t be Terkejut jika anda mendapatkan informasi seperti ini.

Ok, Lanjut; Jika semua OK, apakah Saldo yang berupa uang tersebut dapat diterima secara langsung hari itu juga? Jawabannya adalah TIDAK.

Jika anda ingin Uangnya di Transfer ke Rekening Anda; maka Biasanya maksimal 5 (lima) Hari Kerja dan bahkan bisa lebih; Jika belum masuk juga, hubungi Petugas Jamsostek saat anda mencairkan tempo hari.

Jika anda ingin uangnya secara Cash, biasanya secara Normal 2 (dua) Hari kerja.

Caranya gimana ? Gampang, tinggal datang saja lagi ke kantor Jamsostek sesuai tgl berapa anda disuruh datang oleh Petugas Jamsostek yang melayani anda pertama kali; anda Cuma membawa Lembaran warna kuning (copy-an From 5) dan KTP Asli; Gak perlu ngantri, Cukup serahkan berkas tersebut; lalu tunggu saja nama anda dipanggil oleh Kasir Bank yang ada di Ruangan tersebut.

Terus, apakah ada yang lain-lainnya ? YA, masih ada. Jika Saldo yang anda Cairkan tersebut sekitar Puluhan Juta, maka sang Petugas akan melakukan Cross Check ke Perusahaan sebelumnya. Dimana anda akan di Photo alias di ambil gambarnya saat itu oleh Petugas Jamsostek yang bersangkutan dan Photo tersebut akan di kirimkan via E-Mail ke Kantor Perusahaan anda yang terkahir; alias just to make sure, Apakah Bener anda (include with photo) adalah Karyawan dari Perusahaan tersebut dengan Posisi yang anda/tercantum di Surat Keterangan Kerja. Nah, sekarang tinggal Bagaimana jawaban dari Perusahaan anda; Apakah anda bermasalah atau tidak di Perusahaan sebelumnya. Atau bisa jadi, Ada orang baru di kantor anda yang tidak mengenali anda.

Maka saran saya adalah, jika Petugas Jamsostek menanyakan Nama Atasan anda dan alamat emailnya, maka berikanlah ke orang yang tepat alias Atasan yang benar-benar kenal dengan anda. Karena JIKA tidak ada Respon dari Pihak Perusahaan anda, maka Saldo JHT anda tidak akan segera di cairkan; Apakah Pihak Jamostek Salah ? TIDAK, mereka hanya menjalankan SOP alias Standard Operating Procedure saja.

So, jika semua lancar dan aman terkendali; Have a nice and Full a lot of Pocket Money….Jangan boros alias menghamburkan untuk foya-foya….Tabungin kalau bisa. Cuma itu aja yang bisa saya infokan ke anda-anda, bagi yang mau mencairkan Saldo Jamsostek.

Oh, ya BTW; kalau mau ke Kantor Jamostek, jangan datang diatas jam 9 (sembilan) pagi. Kalo bisa jam 8 (delapan) pagi sudah nongol di sana, maklumlah karena bukan anda saja yang akan mengurus Pencairan JHT jamostek.

Note:

Semua berlaku dimana saja, walau anda sudah mutasi KTP dan KK, semua tetap bisa di proses alias gak perlu banyak surat rekomendasi dari kelurahan kampung asal.

 

Wasalam; SAR279