Tags

, , , , ,


Kata Orang,,,,PERILAKU / TABIAT itu PENTING.

Pasti melihat judul diatas, kita semua akan tertawa dan menertawakan saya sebagai penulis. Paling tidak terbersit ungkapan di hati dan di mulut seperti ini…”Judul kok seperti itu,,,atau; Gak bermutu Judulnya”

Tidak apa-apa alias ora opo-opo bin No Problemo, bukankah semua punya hak ? Saya berhak untuk menulis dan anda berhak untuk menilai dan mengomentari apa yang anda baca dan anda lihat, Betul?

Berbicara bermutu atau tidak, seringkali kita jumpai alias temui dalam kehidupan sehari-hari, dimana sesuatu hal yang kita anggap tidak bermutu tersebut sebenarnya merupakan rangkaian bongkahan es yang tertutup oleh air; Pernah lihat gambar Bongkahan Es pada suatu Danau/laut ?

Di dalam gambar tersebut, hanya terlihat ujungnya saja, yang banyak terlintas dalam pikiran kita bahwa itu tidak seberapa alias kecil saja dan tidak berguna. Namun cobalah liat dibawahnya,,,Anda akan melihat begitu besar dan melebihi beberapa kali lipat dari bentuk bagian atasnya. Artinya apa; Bahwa selama ini kita hanya melihat sesuatu dari Luarnya saja, tanpa melihat dari sudut pandang yang lain.

Kita sering kali mengabaikan sesuatu yang kita anggap sepele,,,yang dianggap kecil alias tidak berguna atau tidak begitu bermanfaat, NAMUN…kita tidak tau sesuatu yang sangat begitu besar dan berharga dibalik yang kita anggap sepele tersebut.

Contoh kasus…

Jika anda seorang Karyawan,,,,,dimana Jam masuk kantor tepat pada pukul 08:00, namun karena sesuatu hal; anda telat masuk,,,dan hadir di kantor pada Pukul 08:10. Anda pasti berpikir….”ah Cuma telat 15 menit, gak masalah. Terus,,,,esok harinya anda juga telat dan hadir di kantor pada pukul  08:10 dan anda akan berkata dalam hati,…”Cuma telat 10 Menit gak masalah. Esok harinya lagi anda telat lagi dan masih juga berkata dalam hati…”ah gak masalah telatnya dikit kok.

Jika dari contoh kasus diatas saja sudah dianggap sepele, maka anda sudah berada pada zona Lampu Kuning alias Harus Waspada (itu tu….seperti  Lampu Traffic Light) dan harus bisa mengambil sikap. Jika anda tidak bisa mengontrol diri, maka anda akan terjebak dengan Pelanggaran Kecil YANG Efeknya BESAR. Mengapa ??? ya itu tadi, karena sudah kebiasan,,,,dan Kebiasan adalah sesuatu yang dilakukan secara berulang-ulang yang dirasa dianggap patut atau wajar; Padahal kita sudah tau bahwa yang kita lakukan itu sudah salah, Walaupun Masuknya Telat sedikit,,,jika merujuk pada contoh diatas, NAMUN itu Tetap menjadi Perilaku yang buruk; Membiasakan sesuatu yang tidak baik menjadi sesuatu Kepantasan dalam diri pribadi.

Begitu pula dengan Pengendara Sepeda Motor/Mobil/Bus atau apalah namanya….yang penting Kendaraan; yang paling sering kita lihat, bahwa yang namanya Lampu Merah itu ya artinya Berhenti,,,NAMUN masih juga tetap di Langgar. Atau….Lampu Kuning,,,,kita harus Waspada,,,namun dengan se-enanya Main Kebut buat ngeburu Lampu Hijau,,,,,atau buat menghindari Lampu Merah,,,Pasti Sadar, kan ? Betul Gak ? Jujur aja deh,,,Setidaknya kita melihat sendiri di Kanan-Kiri-Muka-Belakang kita,,,,baik itu disengaja maupun tidak.

Artinya apa, kebiasan buruk tersebut akan berubah menjadi Asas Kepatutan plus kebiasaan,,,walaupun sebenarnya itu salah kaprah untuk penerapannya.

Ok, kita bicara lain lagi dengan Judul dan Topik yang sama…

Kita semua tau bahwa ada 3 (tiga) Komponen Dasar untuk sebuah Kompetensi, yaitu;

1). Skill = Alias Kepintaran atau keahlian

2). Knowledge = Pengetahuan / Ilmu Pengetahuan

3). Attitude = Perilaku / Tabiat

Dari ke-3 Komponen dasar diatas, mana yang lebih Penting ? Coba anda Pilih dan jelaskan……

Skill = Kepintaran atau keahlian Sangat diperlukann….Mosok orang Bodoh / Goblok yang dipilih untuk memimpin suatu perkumpulan, atau mosok orang bodoh / goblok yang gak tau apa-apa di terima di sebuah Perusahaan. Gak mungkin, kan ? Pasti mau nyari yang orangnya Pinter.

Knowledge = Pengetahuannya luas alias berpendidikan, dimana-mana apalagi Perusahaan-perusahaan pastilah mencari karyawan yang punya pengetahuan yang diatas rata-rata, betul tidak ?

Nah yang terakhir,,,Attitude alias Perilaku, ibarat pilih memilih jodoh atau karyawan,,,sudah pasti mau mencari calon karyawan yang berperilaku yang baik dan terpuji, Betul tidak ? Mosok mau mencari perilaku yang bejat, hahahaha” gak mungkin kan ???

Sekarang,,,,,yang penting itu yang mana ???? Pasti semuanya penting, kan? Betul tidak ? Namun Elemen atau komponen Dasar yang terpenting dan paling penting adalah ATTITUDE alias Tabiat atau perilaku. Mengapa ? Alasannya sebagai berikut;

1). Orang Pintar,,,,orang yang ahli dalam suatu hal, akan tidak berguna jika mereka mempunyai Perilaku yang tidak terpuji. Kepintaran dan keahliannya menjadi tidak sempurna dan Ibarat suatu Barang pecah belah,,,maka pada bagian barang pecah belah tersebut sudah terdapat Retak atau pecah yang membuat para pembeli atau yang melihat tidak menganggap lagi menjadi barang pecah belah yang berharga.

2). Orang yang berperlikau Santun/Baik, walaupun dia bodoh dan tidak mempunyai Pendidikan dan keahlian, namun dia dapat diarahkan dan mau melakukan pembelajaran, Mengapa ? Karena dia sudah mempunyai Landasan yang baik dengan berkepribadian yang kokoh atau Perilaku/Tabiat yang baik, sopan dan beretika.

Ilmu dan keahlian yang dimiliki seseorang dapat membuat Strata sesorang menjadi terhormat dan diatas puncak; dengan bahasa kerennya lagi diatas angin, NAMUN hanya orang yang ber-Karakter/Tabiat baik sajalah yang dapat mempertahankan Strata terhormat tersebut menjadi langeng dan Abadi / Intinya adalah, Hanya orang yang berkepribadian yang baiklah yang dapat sukses dalam karir dan mempertahankannya.

Ok, Coba liat Gambar berikut:

Saya akan coba buat simulasi, terserah anda mensikapinya; Apakah hanya kebetulan saja atau Bagaimana ?

Image

Bagaimana ? Itu pendapat saya dan mungkin sangat berbeda dengan pendapat anda, dan itu Hak anda untuk mensikapinya; karena kita hidup tidak selalu harus sama, bukan? Melainkan haru Selaras, yang bahasa kerennya ber-Sinergy.

So, Ber-Prilaku,,,Ber-Kepribadian baiklah untuk diri sendiri dan untuk diantara banyak orang; Karena yang menilai adalah orang lain, BUKAN diri sendiri alias kita sebagai diri Pribadi.