Tags

, , , , , , , ,


………..”Aku mau Berhenti kerja…..atau…”Aku mau Resign….” Kalimat atau istilah tersebut sudah sangat bersahabat bagi para karyawan, seperti saya dan anda-anda semua.

Apakah kata-kata Mengundurkan Diri atau Resign tersebut sangat menakutkan ?

Sebagian orang mungkin akan menjawab YA, dan sebagian lagi akan menjawab TIDAK.

Jika kata-kata Berhenti Kerja atau Resign sudah di ucapkan dan atau terbayang dalam pemikiran seorang karyawan, maka kemungkinan-kemungkinan penyebab yang terjadi adalah sebagai berikut;

  1. Suasana Kantor (Rekan Sekerja/Atasan) sudah tidak nyaman
  2. Mendapatkan Tawaran Kerja dari Tempat Lain
  3. Bosan Kerja (mungkin aja ada, hehehe)

Ok, Kita anggap Point Nomor 1 dan 2 sebagai Alasan yang kuat/Dominan.

Untuk itu kita harus memperhatikan 2 (dua) Hal, antara lain;

  1. JIKA, Alasan Pindah/Resign HANYA karena ingin mendapatkan SUASANA KERJA YANG BARU; Maka JANGAN berharap lebih untuk mendapatkan Upah yang sama dengan Perusahaan sebelumnya, Atau mengharapkan upah yang tinggi; Bisa jadi anda mendapatkan Upah yang lebih Rendah. Syukur-syukur dapat gaji yang gede alias tinggi. Namun perlu di ingat; Bukankah anda Pindah hanya karena menginginkan suasana baru/Fresh ? Betul, tidak ?
  2. JIKA, Alasan Pindah/Resign HANYA karena ingin mendapatkan UPAH YANG LEBIH TINGGI/GEDE, MAKA JANGAN berharap dan bermimpi untuk mendapatkan Ritme kerja yang aman, nyaman seperti yang anda dapatkan pada Perusahaan sebelumnya. Syukur-syukur jika mendapatkan Gaji Gede dan juga suasana kerja di tempat yang baru aman dan nyaman, Bos yang ramah dan lain-lainnya; atau bisa jadi….Anda mendapatkan Gaji gede,,,,namun dengan Ritme pekerjaan yang tinggi dan para Boss yang super Angry, hahahaha.

Ok, Mangkanya kudu harus direnungkan kembali; apakah perlu kita pindah kerja dan atau mengundurkan diri.

Nah, sekrang berbicara mengundurkan diri; JIKA anda berniat mengundurkan diri dan belum mempunyai rencana yang baik dan matang alias belum ada tempat pijakan yang baru alias belum mendapatkan tawaran kerja dari perusahaan lain, Maka anda harus memperhatikan hal-hal yang sangat krusial, antara lain;

  1. PASTIKAN anda mempunyai Simpanan Dana yang cukup; Baik itu Tabungan dan Atau Deposito dan atau juga Harta Karun (mana tau ada,,,hehhehe). Nah bicara mengenai Dana; Usahakan anda mempunya Dana Simpanan/Pegangan setidaknya 5x Gaji yang anda terima. Karena kita tidak tau kapan dan berapa bulan kita akan menganggur, Syukur-syukur cuma 2 atau 3 bulan,,,,kalau lebih dari 5 atau 6 bulan,,,bagaimana ?? Bisa anda bayangkan,,,,,,
  2. PASTIKAN anda mempunyai Relasi yang masih terjalin Komunikasi yang baik.
  3. PASTIKAN anda memperbaharui CV anda dan memperbaharui Pengetahuan anda.

So, Artinya mau dibilang setuju atau tidak setuju; yang namanya Resign atau mengundurkan diri adalah MUTLAK hak anda sebagai Karyawan, NAMUN kudu musti perlu di ingat dengan Status Kondisi Keuangan dan keluarga anda; Apalagi kalau sudah punya Anak Istri,,,,,,,,,wah,,,,harus mikir panjang.

Mudah-mudahan bisa menjadi masukan buat kita semua, berhubung apa yang saya tulis adalah berdasarkan Realitas Kehidupan yang nyata, bukan dibuat-buat atau di Rekayasa.

Wasalam,

SAR-279