Tags

, , , , , , , , ,


  • Selamat Panjang Umur
  • Semoga diberi umur panjang
  • Panjang umurnya, Panjang Umurnya, Panjang Umurnya………Serta Mulia

Kata dan kalimat tersebut sering dan sangat akrab kita dengar, dan terlitas di pikiran kita ada rasa senang, bahagia dan bahkan bergembira.

Sebenarnya apa makna dari kata dan kalimat itu sebenarnya ?

  • Bergembira karena umur kita bertambah,
  • Begembira karena kita bertambah dewasa

Atau apa ya, kita-kira menurut anda.

Sebahagian orang merayakannya, dari acara yang sangat sederhana hingga berpesta pora. Dari yang berbiaya apa adanya hingga berbiaya ratusan, puluhan, jutaan dan bahkan Milyaran rupiah hanya demi untuk mengucapkan dan merayakan kata demi kata dan kalimat Panjang umur tersebut.

Hakikat apa yang tersembunyi (maaf, saya menyebutkan demikian) kita belum tentu mengetahuinya.

Mungkin sebahagian orang akan berkata, yah….umur sudah bertambah, artinya sudah matang dengan segalanya. Atau ada juga yang berkata; Umur berkurang satu,,,,artinya “masa Kontrak” hidup juga sudah mulai berkurang, dan begitu banyak ragam jawaban yang akan kita terima.

Maaf sebelumnya, bukan berarti saya paham akan makna dan arti uraian kata demi kata dan Kalimat tersebut, namun saya hanya mencoba untuk belajar menguraikan apa arti sesungguhnya kata-kata dan kalimat yang sering kita dengar dan ucapkan tersebut.

Tahukan kita, bahwa sebagai manusia; kita terdiri atas 2 (dua) hal, yaitu :

  • Jasad/Badan/Tubuh
  • Ruh

Masing-masing (Jasad/Badan/Tubuh + Ruh) mempunyai misi/tugas yang sama dan atau mungkin berbeda, namun yang jelas ada tujuan atas terbentuknya 2 (dua) hal tersebut. Saya tidak bisa menjabarkannya lebih luas lagi, karena secara pribadi saya bukan yang ahli dalam hal tersebut.

Bagi saya, ini menurut pendapat pribadi saya sendiri (Mohon Maaf, kalau salah……… artinya kesalahan terletak pada diri pribadi saya, Okay…)

Jikalah kita mau berpikir secara jernih, terbuka dan luas mengenai 2 (dua) hal tersebut, sudah tentu kata-kata yang kita ucapkan tersebut (Selamat Panjang Umur/ Semoga diberi umur panjang/ Panjang umurnya, Panjang Umurnya, Panjang Umurnya………Serta Mulia) mengandung arti yang sangat Exclusive, Fantastic, Bombastic, dan Woooow gitu loh; heheheheh

Begini, apakah kita pernah melihat dan/atau mendengar kejadian-kejadian sebagai berikut :

  1. Seorang Manusia, Umur Masih muda, Ganteng/Cantik = Namun meninggal, akibat terjadinya kecelakaan dan/atau bahkan karena Bunuh diri (astaghfirullah…….)
  2. Seorang Manusia, Umur sudah tua (sepuh); sebut saja berumur 80 Tahun + masih kuat tenaga + masih kuat daya ingat = Namun masih hidup dan menikmati keseharian hidup
  3. Seorang manusia, Apakah itu usia muda ataupun Tua; Sakit sudah sekian lamanya dan terbaring diatas kasur/tempat tidur (makan ditempat, buang air kecil dan buang air besar ditempat) Badan tidak berdaya, namun Ajal tak kunjung datang.
  4. Seorang Bayi, baru berusia sekian hari/atau sekian minggu/atau sekian bulan, namun akhirnya meninggal dunia.

Pasti akan ada bisik-bisik tetangga, yang kira-kira seperti ini;

  • si Anu orangnya Gagah, Cakep; Tapi Kenapa kok Bunuh Diri, ya ? atau begini….
  • si Anu sudah lama sakit, sangat menderita sekali ya…kok lama betul meninggalnya,

dan sebagainya dan seterusnya kira-kira demikian yang sering kali kita dengar, Bagaimana ? Betul atau Benar gak apa yang saya tulis tersebut ?

Kira-kira, apa yang bisa kita ambil Hikmah dan makna dari peristiwa tersebut JIKA, kita kaitkan dan hubungkan dengan kata-kata…………#Selamat Panjang Umur/ Semoga diberi umur panjang/ Panjang umurnya, Panjang Umurnya, Panjang Umurnya………Serta Mulia# tersebut ?

Umur, hanya sebatas “kedipan” Jika kita mau mencernanya, Hidup dan/atau Perjalanan Hidup Ibarat Arah Perputaran Jarum Jam; Berputar mengikuti Arah dan Arus; Mengapa Arah dan Arus ? Arah sudah tentu Tujuan, Arus sudah tentu Dorongan; Silahkan jika mau kaji lebih dalam.

Hidup HARUS di Jalani, dan Pilihan ada di Diri Pribadi; Bukan orang lain.

  • Baik Buruknya Hidup tergantung KITA,
  • KITA yang menjalani dan KITA yang merubahnya sendiri.
  • Hidup, Mati, Rejeki dan Jodoh adalah Rahasia antara KITA dan Sang Pencipta

Semoga SEMBILAN (9) menjadi angka yang baik buat saya pribadi, Memulai Kehidupan yang menjadi lebih baik lagi, Lebih Berbuat baik kepada sesama, Menjadi Sahabat/Rekan/Teman yang lebih baik dan dapat saling mengerti, Serta Menjadi Orang Tua yang lebih Baik bagi Keluarga, Anak-anak dan Istri tercinta.

1978 dan 2014 adalah 9Semoga Niat dan Nawaitu yang tersirat dan tersurat menjadi Berkah bagiku dan kita semua, Amiin Ya Allah…Amiin Ya Rabbal ‘Alamin

Saat ini umurku sudah berkurang, dan Artinya………. Wallahu’alam…hanya Allah yang tau; DIA yang mempunyai RAHASIA dibalik RAHASIA.

Semoga dengan seiring waktu berjalan, kita masih bisa diberikan “waktu” untuk dapat “berbenah diri”

Ultah - Again on meSemoga saya diberikan Panjang Umur (secara Rohani Jasmani) – Insya Allah, Amiin Ya Allah, Amiin Ya Rabb, tidak hanya sebatas Umur di Jasad/Tubuh semata, namun selaras dengan Umur Ruhani agar selalu menjadi 1 (satu) kesatuan Umur yang utuh; hingga tercapainya tujuan hidup yang jelas dan sampai berakhirnya masa tugas Jasad dan Ruhani yang diberikan-NYA kepada saya, Amiin…Insya Allah, Amiin ya Allah.

Ultah-kuVOCKepada Teman-teman/Sahabat/Rekan sekalian, Terima kasih atas Doa dan Ucapannya;

  • Semoga dan Fa Insya Allah menjadi berkah bagi saya pribadi untuk kedepannya dan di kehidupan kelak akhir nanti, Amiin.
  • Semoga Hubungan baik tetap terjaga dan terjalin APA ADANYA dan bukan karena ADA APANYA.

Wasalam,

SAR-279