Tags

, , , , , , , , , , , , , , ,


POLITIK ITU KEJAM….sudah pasti kita sering mendengar kalimat tersebut, kan ?

Mengapa Kejam ? Politiknya yang Kejam atau Para Pelakunya sendiri yang berlaku Kejam?

POLITIK, atau biasa dikenal dengan Istilah Politikos (Bahasa Yunani); yang ber-arti DARI/UNTUK/CARA/SENI Proses pembuatan keputusan dalam negara guna mendapatkan kekuasaan, baik secara Konstitusional maupun Nonkonstitusional.

Masih ingat…..atau pernahkah kita mendengar dan/atau membaca Istilah “LUPUS EST HOMO HOMINI, NON HOMO, QUOM QUALIS SIT NON NOVIT,” atau jika diAlih bahasakan ke Bahasa Inggris; kira-kira seperti berikut: Wolf

MAN IS NO MAN, BUT A WOLF, TO A STRANGER,” OR MORE PRECISELY “A MAN IS A WOLF RATHER THAN A MAN TO ANOTHER MAN, WHEN HE HASN’T YET FOUND OUT WHAT HE’S LIKE.” Atau Kasarnya begini jika di-Indonesiakan atas beberapa kalimat/istilah tersebut…”MANUSIA BUKANLAH MANUSIA, TAPI SE-EKOR SERIGALA KEPADA ORANG ASING, ATAU LEBIH TEPATNYA MANUSIA LEBIH DIUMPAMAKAN MIRIP SE-EKOR SERIGALA DISAAT DIA BELUM MENDAPATKAN SESUATU YANG DIA DIHARAPKAN.

Kasarnya bagaimana ? Sudah tentu Manusia/Pelaku itu sendiri yang “di-Ibaratkan mirip se-ekor serigala dalam mencari mangsanya”. Lalu apa hubungannya dengan Politik yang katanya Kejam tersebut.

Sebelumnya sudah dijelaskan secara singkat, bahwa Politik itu adalah Suatu CARA/PROSES Pembuatan keputusan dalam negara guna mendapatkan kekuasaan, baik secara konstitusional maupun nonkonstitusional. Nah tergantung bagaimana CARA/PROSES tersebut dipakai dan di-Aplikasikan oleh mereka saat membuat keputusan tersebut, kan ?

Jika CARAnya baik, sudah tentu hasil yang didapat akan baik juga kan ? Lantas jika dari awal pembentukan, CARAnya sudah tidak baik; sudah tentu hasil yang di dapat akan menimbulkan “tanda tanya besar” dan menimbulkan masalah bagi masyarakat yang ada.

Jika berbicara mengenai CARA/PROSES, sudah tentu dilakukan oleh Pelaku; tepatnya para pelaku Politik/Politikus itu sendiri. Bagaimana Baik dan buruknya mereka bekerja, Bagaimana Baik buruknya mereka dalam keseharian ber-politik.

Apakah semua para pelaku politik itu berlaku kejam ? TIDAKhanya beberapa saja kok; Cuma kalau di kumpulkan yah pasti banyak juga. #Nila_Setitik_Rusak_Susu_Sebelanga

Eh……kok malah seperti gini yah tulisannya…..dikit ngelantur, heheheehehe……Tapi yang jelas semuanya Seperti dan di Ibaratkan sebuah SANDIWARA, ya benar sebuah PANGGUNG SANDIWARA. Bersandiwara demi kepentingan Pribadi, karena disana tidak ada yang namanya kepentingan kelompok/golongan; walaupun ada, itupun cuma sebatas alat semata. Mereka terkadang lupa, bahwa para Penonton terkadang lebih pintar daripada Pemain; dimana terkadang Penonton lebih tau dan lebih pintar membaca atas peran yang dimainkan tersebut. Tapi……….ya Sudahlah…..!

#Mudah-mudahan_Wakil_Rakyat_Sadar

# Wakil_Rakyat_adalah_Rakyat

#Jadilah_Wakil_Rakyat_Berjiwa_Amanah_Dapat_dipercaya_Jujur_Adil

Hal diatas juga tidak jauh berbeda dengan kehidupan kita yang bekerja di Perkantoran, dimana disana sangat banyak terjadi Politik Praktis; Senggol sana, Senggol sini; saling menjatuhkan dengan berbagai macam cara. Demi apa ? ya sudah tentu demi sebuah jabatan/Posisi yang mereka inginkan. Mereka tidak peduli itu kawan, mereka tidak peduli itu teman baik; bagi mereka adalah, Kepentingan Pribadi atas suatu Keinginan yang harus dicapainya, apapun itu kondisinya; Walaupun harus bermuka dua, ataupun bertebal muka.

Begitupula halnya disebuah Club/Komunitas tertentu, juga sering terjadi Politik Praktis; sehingga tak jarang para pengurus sering berbeda pendapat/berbeda prinsip atas suatu keinginan yang ingin dicapainya; sehingga tak jarang juga terjadi perpecahan dan membentuk Club/Komunitas “tandingan” secara perlahan dan pelan.

Begitulah Kehidupan, Sebuah Sandiwara dengan berbagai macam peran yang ada………….

#ABS

#Jilat_Mania

#Basibanak_Basipakak

 @SAR279