Tags

, , , , , , , , , , , , , , , ,


Mau belanja bulanan,,,,tinggal gesek

Mau beli barang juga tinggal gesek

Beli Tiket pesawat gesek juga….

Pokoknya Gesek dan digesek dah…..

Sebenarnya yang Gesek itu apa ? Hayo……jangan ngeres lagi mikirnya….

Sudah jelas kartu yang digesek……Kartu Kredit gitu loh, Mosok KTP,,,Kartu BPJS, hahahahaha

Siapa yang gak kenal dan tau dengan Kartu Kredit, pasti tau dan kenal kan? Ada yang gak punya,,,,ada yang gak mau punya Kartu Kredit dan bahkan ada yang punya Kartu Kredit lebih dari satu.

Bahkan ada sebuah buku yang konon katanya buku tersebut menjadi Best Seller alias yang paling laris penjualannya; Dimana buku tersebut membahas tentang kartu kredit. Kaya secara cepat, beli rumah/ruko/apartement hanya dengan kartu kredit, dan lain sebagainya. #aku_masih_gagal_paham_maksudnya

Banyak yang bisa digunakan oleh Kartu Kredit untuk kehidupan sehari-hari, seperti yang aku sebutkan diatas dan tergantung bagaimana menggunakan dan memperlakukan kartu kredit tersebut.

Aku sendiri tau dan mengenal yang namanya Kartu Kredit di sekitar th 2010 (boleh dibilang agak Gaptek dan telat juga sih,,,,,,,,,,hehehehehe), saat itu waktu masih berkantor di daerah Kemayoran – Jakarta Pusat. Dapat Kartu Kredit dari Bank BeNI, dimana saat itu dikasih Limit 15jt. Terima Kartu Kredit tersebut, langsung dipakai buat belanja On Line di EBay waktu itu; Karena waktu itu lagi kepingin Portable Notebook (dimana saat itu belum ada di Indonesia)…….yang namanya udah kebelet……yah langsung aja Cussszzzz Transaksi di EBay dengan harga 6Juta kalau gak salah waktu itu dan berhasil….barang sampai di dikantor waktu itu.

Waktu berjalan……Pikiran gila sudah mulai meradang dan meracuni hati untuk mengkoleksi Kartu-Kartu Kredit dari Bank Lainnya. Dimana gak ter-Obsesi…..disaat ternyata ada teman yang mempunyai Limit diatas 20jt dan bahkan diatas 50jt untuk setiap Kartu Kredit mereka.

Mulailah waktu itu berlomba-lomba……..Hunting via Website dan bahkan Jalan-jalan ke Mall yang satu ke Mall yang lain, buat nyari Mas/Mbak Marketing Kartu Kredit; hahahahaha, memang terkesan gimana gitu………Wong Ndeso……..Urakan….Kampungan; Bagiku ora urus……sing penting gimana dapatnya Kartu Kredit tsb; Astaghfirullah….

Setelah Hunting kesana kemari………Alhasil dapatlah beberapa Kartu dari Bank-Bank yang berbeda dan akhirnya tembus dapat kiriman Kartu Kredit dari mereka. Saat itu yang dari BeNI Syariah kirim ke kantor; waktu itu sudah pindah ke The East Tower di Seputaran Mega Kuningan – Jakarta Selatan. Pas liat Limit yang diberikan Cuma 15Jt,,,,akhirnya Kartunya langsung aku gunting; wong kata si Mbak Marketing dapat 2x dari Limit sebelumnya; artinya dapat 30jt kan ? tapi malah dikasih 15Jt……….memang dasar Marketing sontoloyo tukang obral janji…..akhirnya tanpa basa basi langsung Gunting tuh Kartu………………eh ada Teman yg Nyletuk….”Pak, sini buat saya aja kartunya; kok malah digunting. Trus aku jawab, wah…..ngapain wong Cuma 15Jt kok…” Temanku tersebut Cuma bisa tersenyum kecut…………hahahahaha; Kira-kira dia masih ingat gak ya dengan kejadian waktu itu ? Temanku itu Juragan Manager IT sangat Jago untuk urusan ITC apalagi Hacking meng-Hacking, Inisial namanya HAR…….dengan akhiran TONO, (mudah-mudahan dia membaca dengan tersenyum manis) Hehehehehehe…..

Waktu terus berlanjut dan berganti bulan dan tahun; Hoby gila mencari Kartu Kredit masih semakin gila waktu itu. Singkat waktu, dapat juga 3 (tiga) Kartu Kredit dari Bank berbeda; dengan nominal Limit diatas Rata-rata; Maklumlah saat itu Kartu yang didapat berjenis Gold dan Titanium; Dimana Limit paling rendah disekitar 50Jt untuk setiap kartu,

Apakah dengan mempunyai 3 (tiga) Kartu dengan Limit yang besar tersebut menjadi banggga ? atau terkesan kaya..???

Jujur saja, waktu itu YA, bangga dan merasa gimana gitu. Maaf ya Om/Mas/Mbak/Abang/Uni, Bukannya mau menyombongkan diri; namun aku harus bercerita apa adanya Plus Minusnya. Dimana Manusia itu sifatnya gak pernah puas, dan itu terjadi pada diriku. Hingga boleh dibilang saat itu aku hanya sekedar GALI LOBANG TUTUP LOBANG seperti lagunya Mas Rhoma Irama.

Kartu Kredit itu adalah Kartu Hutang,,,,dimana disana ada banyak Bunga; baik itu Bunga secara terang-terangan, maupun Bunga yang terselubung. Kasarnya……angka/nominal yang kita pergunakan bisa menjadi dua kali dan bahkan bisa berkali-kali lipat dari angka/nominal sebelumnya. Memang tidak terasa pada awalnya, dimana kita hanya disuruh untuk membayar 10% dari total tagihan yang ada; Dimana 10% tersebut adalah Pembayaran Minimum yang harus kita bayar ? Lalu apakah itu terkesan gampang ? Misal 10% dari 10Jt adalah sebesar 1Jt. Dimana kita berpikir bahwa kita telah membayar 1Jt dan terpikir bahwa hutang kita masih ada 9Jt lagi karena sudah dibayar yang 1Jt; Pasti mikir seperti itu kan ? aku yakin kita semua akan berpikiran seperti itu, termasuk aku sendiri pada saat itu. Padahal uang yang 1Jt kita bayar tersebut, bisa saja hanya menjadi 800Ribu saja; Karena disana ada Bunga atas pembayaran Minimun dan bahkan Bunga/Penalty kalau kita telat bayar, Dst, Dsbt, Dll.

Itu baru sekedar bunga bank saja yang terjadi kepada kita, masalah lainnya pun akan muncul dan bermunculan setiap hari. Baik itu telpon dari pihak asuransi yang menawarkan asuransi dengan cara auto debet alias dipotong dari kartu kredit setiap bulannya. Bahkan juga SMS yang boleh dibilang hampir setiap hari dan tiap jam bisa masuk ke HP kita; SMS yang masuk seputaran Dana Talangan, KTA (kredit tanpa agunan) dan lain sebagainya. Apa gak tambah pusing kalau sudah begitu.

FB_IMG_1449722031961 [452926]

Mengapa hal itu bisa terjadi, karena disaat kita memulai/mendapatkan Kartu Kredit sejak pertama kali; PERCAYALAH bahwa Data-data diri kita DIJUAL oleh pihak Marketing ke Pihak lainnya; Pihak lainnya itu seperti apa ? Yah Perusahaan-perusahaan yang berkecimpung dalam hal Kartu Kredit; boleh dibilang mereka adalah para Rekanan dari Bank-Bank yang ada saat ini.

FB_IMG_1449722066925 [452924]

FB_IMG_1449722047690 [452925]

Jadi, disaat kita sudah mempunyai Kartu Kredit….walaupun itu Cuma 1 (satu) kartu; maka bersiap-siaplah untuk mendapatkan Telpon dari pihak marketing asuransi dan juga sms dari para marketing KTA/CC dan/atau Marketing Dana Talangan lainnya; Apakah anda Percaya atau tidak ? Bagi yang percaya palingan Cuma bisa ngomong didalam hati (sialan…..bener juga; iya….betul…betul) namun bagi yang gak percaya; hanya bilang ah gak mungkinlah seperti itu; namun hal itu wajar karena mereka belum mempunyai Kartu Kredit (maaf…namun itu lebih baik kok daripada punya kartu kredit)

Belum lagi dengan Omongan para Staff bagian Collection Kartu Kredit yang terkesan seperti !@#$%^&*&^%$ (sensorrrr) omongannya; memang ada yang baik dan santun omongannya; disaat kita mungkin lupa/telat bayar; Staff Bagian Collection Kartu kredit pasti akan selalu telpon kita dan bertanya tentang Tagihan Kartu Kredit kapan akan dibayar. Terkadang ada juga yang sangat kasar omongannya, alias gak mau tau urusannya dengan masalah kita. Dimana dan biasanya mereka akan selalu telpon terus menerus dan juga kirim SMS yang tulisannya pake HURUF BESAR Semua ke kita jika kita telat bayar. Kalau sudah begini apa sudah gak sehat lagi akal dan pikiran kita, sebut sajalah seperti diteror gitu sama bagian Collection.

Lalu bagaimana supaya Hidup kita enak dan nyaman, tanpa ada mikirin Bunga Kartu Kredit, Tanpa ada mikirin Hutang buat bayar Kartu kredit, Tanpa ada mikirkan SMS dan bahkan Telpon dari Para Marketing dan juga Telpon dari Bagian Collection Kartu kredit disaat kita telat bayar ? Pasti Bingung dan stress kan ??

Pertama-tama yang harus kita sepakati adalah: Kartu Kredit = Kartu Hutang.

Hutang itu WAJIB dibayar – Walaupun kita akan menjadi miskin dengan membayar hutang, Namun itu Lebih baik daripada kita mati dalam ber-Hutang; ingat itu !

Jika hal diatas sudah sepakat dan anda pahami, coba lakukan hal berikut:

1). Kartu Kredit, Usahakan Jangan dipakai lagi.

2). Bayar Tagihan diatas 10%, karena hal ini bisa mengurangi Bunga-bunga yang aku sebutkan diatas

3). Kalau ada uang lebih, SEGERA TUTUP Kartu Kredit anda.

4). Mau Belanja, kepingin ini, kepingin itu TAPI GAK PUNYA UANG ? JANGAN Gunakan Kartu Kredit

5). Iri liat teman punya IPHONE/Smartphone/Gadget terbaru, tapi kita gak punya uang ? Jangan ikutan beli, walaupun Kredit. Jangan sok belagu, jangan Sok Gaya apalagi Sok Tajir kalau semua dari hasil Kartu Kredit.

Memang terkesan gimana gitu,

tapi mulailah dengan Hidup apa adanya; BUKAN ada apanya !!!

Pasti banyak yang ngomong begini……….”Kenapa kok baru sekarang baru sadar,,,,,Kok Baru sekarang baru mau nutup kartu,,,,,Kok baru sekarang ngomong kalau Kartu Kredit itu banyak Minusnya bagi pemakai ? Lah……bukannya kemaren dirimu yang sibuk menawari Kartu Kredit dari Bank-Bank lain ? Gimana……Masih ingat apa dah Lupa????

Memang betul, Jujur aku akui……dulu memang aku pernah mencoba menjembatani guna mendapatkan Kartu Kredit secara Instant dari berbagai Bank; disaat aku bekerja diberbagai Perusahaan sebelumnya. Memang hal tersebut murni, agar para Karyawanku bisa mendapatkan Fasilitas dari Bank; Baik itu Kartu Kredit, Kredit Tanpa Agunan, dan lain sebagainya; Semuanya tanpa ada embel-embel sepeserpun….alias gak ada keuntungan sedikitpun yang kuambil dari cara tersebut.

Namun,,,,Beberapa bulan terakhir, lebih kurang disekitar bulan Juni 2015; baru aku sadar ternyata semua itu adalah salah, ya aku salah dalam hal memfasilitasi para karyawan dengan cara yang dirasa tidak benar menurut agamaku sendiri; karena disana terdapat RIBA ternyata. Setelah banyak bertanya kepada para Guru Agama, Curhat kepada Teman yang notabene seorang Alim dan paham dengan Alqur’an dan Hadist, Plus searching bertanya kepada Mbah Google; Barulah terbuka semuanya,,,,,Bahwa selama ini aku salah. Maaf ya kalau kemaren-kemaren aku sudah ikut serta “menjerumuskan” Rekan/Teman/Sahabat kedalam RIBA berbalut Kartu Kredit dan Kredit Tanpa Agunan; Maaf….Maaf….Maaf beribu Maaf.

Alhamdulillah,,,,,,,Walaupun telat, Aku harus segera bertindak agar tidak cepat Berkarat. Bertindak untuk diri sendiri dan mencoba menyampaikan hal ini kepada Rekan/Teman/Sahabat lainnya. Lebih baik Telat menyampaikan, daripada Tidak pernah dan Tidak mau menyampaikan sama sekali.

Bukankah kita hidup untuk mencari Berkah ?

Bagi yang setuju, Alhamdulillah………Cobalah ikuti cara-cara diatas untuk tidak lagi menggunakan Kartu Kredit.

Bagi yang tidak setuju, gak masalah. Maaf kalau sudah menyinggung anda karena sudah bergaya dengan Kartu Kredit yang anda miliki selama ini.

Pasti ada yang ngomong; ah….teori,,,,dari dulu mah Teori mulu alias ngomong doang, Cuma pinter nyuruh orang saja.

Maaf ya Om/Mba/Mas/Uda/Uni/Bapak/Ibu, Bagiku ngapain kalau hidup itu Cuma teori semata; Hidup itu harus nyata. Dulu aku memang gila-gilaan dengan semua hal diatas. Namun akal pikiran sehatku sebagai manusia itu timbul dengan segala akibat buruknya yang telah terjadi selama ini dan alhamdulillah, aku sudah melakukan apa yang aku anggap baik bagi diriku dan keluarga.

Go the Hell

Sekali lagi, Bagi yang setuju dengan ide dan saranku diatas; hayo….tunggu apalagi

  • Niatkan untuk SEGERA menutup Kartu Kredit
  • Siapkan dan Sisihkan dana buat penutupan kartu kredit tersebut
  • Jangan pergunakan Kartu Kredit apapun kondisinya*

SAYANG, MAAF YA; KITA (LOE-KARTU KREDIT and GUE) HARUS CERAI SEKARANG JUGA……

TANPA KARTU KREDIT, Kita masih bisa HIDUP; AYO BUKTIKAN SEGERA

@SAR279