Tags

, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,


MANUSIA…….

Human Being with difference minds and style in the world

………. Antara Kehidupan Nyata dan Fana, Dimana Manusia itu Jarang (sedikit sekali) dan susah untuk mau menerima kenyataan yang ada. Tidak mau menerima Takdir dan juga tidak mau berusaha untuk merubah Takdir yang ada.

………. Antara Gaya dan Biaya, Manusia Jarang mau berpikir antara GAYA HIDUP dengan BIAYA HIDUP. Sehingga terjadi Kelebihan Beban atas “GAYA” dan Timbulnya Masalah “BIAYA” yang besar dalam kehidupannya. BUKANKAH BIAYA HIDUP LEBIH UTAMA DARIPADA GAYA HIDUP ? ataukah GAYA HIDUP itu hanyalah untuk sekedar Gengsi semata ?

………. Antara Introvert dan Extrovert, Dengan ke-Egoan Diri yang tinggi dan mendalam tanpa melihat dan mau berbaur dengan kehidupan luar lainnya; dan/atau bahkan sebaliknya ? Terlalu over dengan dunia luar, tanpa mau peduli dengan kehidupan diri sendiri.

………. Antara YIN dan YANG, Memang Manusia itu ada yang baik dan buruk/jahat, namun pada dasarnya mereka juga harus bisa saling melengkapi dan membangun antara satu sama lain. Walaupun bisa dikatakan sedikit sulit untuk menyatukannya di dalam kehidupan yang nyata.

………. diantara Affective – Cognitive dan Motoric;

Manusia cenderung ada yang “perasa” dengan “hatinya” yang mendalam, bahkan sangat mendalam, sehingga “Hatinya” jadi berlebihan atas sesuatu hal yang akan terjadi atas perbuatannya, sehingga sangat berat baginya untuk bertindak/berbuat sesuatu; walaupun ingin dilakukannya.

Ada juga yang lebih banyak berpikir, berpikir dan berpikir, sehingga terjadi kebimbangan diri; Antara Pola Pikir dan Perasaan Hati saling bertanya……..”Apakah pantas dan boleh jika ini/itu dilakukan…”? Sehingga Tarik ulur Pemikiran dan Perasaan hati atas adanya suatu sikap/perbuatan yang harus dilakukan/diambil tersebut selalu menjadi lambat dan terhambat.

Manusia ada juga yang tidak peduli dengan perasaan, tidak peduli dengan apa yang dipikirkan orang lain atas perbuatannya; karena baginya adalah yang penting Berbuat dulu, yang lain urusan belakangan. Tak jarang, dia bisa juga di-ibaratkan sebagai Raja Tega; Walaupun penuh perdebatan, baginya tidak masalah; asalkan semua bisa/dapat berjalan dengan baik dan benar, walaupun dengan tindakan yang frontal di awal permulaan atas perbuatannya.

Begitulah MANUSIA !

Manusia itu PENUH dengan KELUH KESAH

Manusia itu “HAUS” Antara dan diantara Keinginan yang ada…….dan TAK PERNAH PUAS !

#SAR279