Tags

, , , , , , , , , , ,


Hak Asasi Manusia ya ?

Apakah menjadi LESBIAN, GAY, BISEKSUAL DAN TRANSGENDER adalah suatu pilihan dan bagian dari HAM atau Hak Asasi Manusia.

Pilihan ??? Hak Asasi Manusia yang mana satu ? Heloooooooooo……….Ini bukan tentang HAM loh? ini tentang Aqidah dan ini tentang Penyakit, kita bicara bukan tentang faktor genetika apalagi yang katanya sudah Fitrah alias bawaan sejak lahir, Serta ini juga bukan suatu Pilihan Hidup. Kita bicara tentang “PENYAKIT” Loh, suatu penyakit yang berbahaya jika tidak bisa di kontrol oleh pelaku LGBT tersebut.

Kok bisa disebut penyakit sih ? ya sudah jelaslah, Karena itu timbul dari Lingkungan sekitar dimana yang bersangkutan sering ber-interaksi kesehariannya.

Gini ya, Om/Mas/Mbak/Pakde/Bude, ada sebuah perumpamaan yang sangat simple dan sederhana sekali. Pernah dengar dengan istilah GAGAP/LATAH ? tau, gak ??? apa coba kalau tau………???

GAGAP itu bukan Produk lahir, masih gak percaya ? Mau bukti yang realistis lagi ? Kalaulah GAGAP itu adalah bawaan orok alias bawaan sejak lahir, maka disaat sang Bayi itu lahir; maka sang Bayi akan Nangis dengan suara GAGAP (hayo coba ucapkan pake Versi GAGAP Bayi Nangis) ………………” O….O…..O…WE,,,,, O….O…..O…WE,,,,,,, O….O…..O…WE.

Nah….Gimana ? Coba bandingkan sama Bayi yang bener-bener Bayi baru lahir, Kalau Nangis pasti………”OWE…….OWE……..OWE, Bener apa Betul ? Awas jangan senyum-senyum, ntar kirain gila lagi senyum sendiri sambal liatin layar HP/Monitor, hahahahahaha

Kalaupun jika sang anak tersebut GAGAP pada saat dewasa, coba liat dilingkungannya; Biasanya disana PASTI ada temannya yang GAGAP juga; sehingga sang anak tadi bisa “tertular” GAGAP.

Begitupula halnya dengan LATAH, gak jauh beda kasusnya sama dengan GAGAP. Karena LATAH dipikirnya/dianggapnya bagus. Sehingga lama kelamaan kebiasaan LATAH tersebut menjadi “permanent” didalam diri sang anak tanpa dia sadari.

Lalu apakah GAGAP/LATAH tersebut bisa Sembuh secara Permanen ? Saya menjawab HAQUL YAQIN, Bisa SEMBUH total secara permanent. Caranya bagaimana ? Ada banyak cara, Coba ditanya ke Mbah Google; pasti akan ketemu jawabannya. Sedangkan bagi saya sendiri, GAGAP/LATAH bisa disembuhkan dengan salah satu cara, misalnya di THERAPY (baca: Hypnotherapy). Apa itu Hypnotherapy, ayo tanya lagi ke Mbah Google supaya lebih paham dan mengerti.

Jangan sampai dan jadikan GAGAP/LATAH itu menjadi sebuah TREND, supaya dibilang WAH, supaya sering diperhatikan, syukur-syukur kalau diperhatikan; kebanyakan malah dijadikan bulan-bulanan tertawaan, tanpa disadari bahwa dia sudah di Bully oleh teman dan lingkungannya sendiri.

Ok, Itu kan tentang GAGAP/LATAH, lalu apa hubungannya dengan LGBT ? Gak jauh beda, alias BETI maksudnya Beda Tipis. LGBT juga suatu PENYAKIT yang berasal dari Lingkungan.

Mau tau alasannya apa, kok bisa dari Lingkungan ?

Coba perhatikan sejak kapan si A dikatakan LESBI, dan sejak Kapan si B dikatakan GAY.

Lalu coba Tarik benang merah, Mengapa si A dan/atau si B melakukan Biseksual dan/atau sampai nekat melakukan Transgender?

Semua berawal dari lingkungan, jika si A atau si B tidak bisa mem-filter pergaulan dilingkungannya; bisa dipastikan yang bersangkutan akan terkena PENYAKIT tersebut; walaupun pertamanya tanpa dia sadari; Misal si B adalah seorang laki-laki yang gagah, namun karena beberapa temannya sudah terkena “PENYAKIT” tersebut, maka lambat laun si B akan terkena juga. Paham gak kira-kira maksudnya ?

Gini loh Mas/Mbak/Om/Pak/Bu/Pakde/Bude, itu yang namanya Lelaki, namun terkadang yang bersangkutan malah LEMAH GEMULAI, alias MELAMBAI gitu deh gayanya; dan bahkan sedikit KEMAYU dan terkesan FEMINIM. Lok kok bisa, ya bisa donk, coba liat di lingkungan sekitarnya; apakah betul yang saya ceritakan ini apa tidak ?

Memang pertama terkesan biasa saja, namun tanpa dia sadari secara langsung; dia sudah “JATUH” dan terkena “PENYAKIT” yang lama-kelamaan menjadi Cikal bakal LGBT itu sendiri. Kemudian, gayanya juga sudah berubah, sedikit demi sedikit, perlahan dan bahkan ada yang berubah drastis. Kita sudah banyak melihat kejadian ini sebenarnya, dan itu ada di Lingkungan kita sendiri; Cobalah untuk sedikit mau melihat kejadian yang ada disekitar kita. Disana akan ditemui beberapa kejadian dan Fenomena yang kita bicarakan saat ini.

Lalu, mengapa mereka tidak berubah ? Apakah mereka tidak mau untuk berubah ? Atau………

Permasalahannya adalah, semua tergantung dari mereka sendiri mau berubah apa tidak ? Kita tidak bisa memaksa mereka untuk berubah normal, JIKA mereka sendiri gak ada niat untuk berubah. Karena ada sebagian dari mereka malah menyukai gaya tersebut, dan bahkan dijadikan sebagai lahan bisnis. Loh kok menjadi lahan bisnis ? ya iyalah, lahan Bisnis menjadi suatu pekerjaan bagi mereka. Coba lihat di beberapa Sinetron dan Film layar lebar misalnya. Justru ada Peran yang “KEMAYU” dan “GAGAH” didalamnya. Mereka dengan senang memainkan peran tersebut dan KITA sebagai penonton terkadang senang juga melihat mereka bergaya dan ber-acting dengan gaya “KEMAYU” dan “GAGAH” tersebut, Nah loh…..kalau sudah begini; artinya Kita sebagai Penonton sudah mulai terkena PENYAKIT tersebut juga, loh kok bisa ? Kalau anda sehat sebagai manusia Normal, maka anda gak mungkin senang dan/atau suka dengan gaya/acting mereka, terlepas itu mereka adalah Public Figure alias Bintang Sinetron/Film sekalipun; Bahkan lebih parahnya lagi, petugas dari badan sensor kemana aja ? Kok bisa tayangan tersebut lolos sensor ? #anda_sehat, #masih_waras_gak

Lalu hubungannya sama LGBT itu apa ? Ngawur saja sembarangan asal nulis, Sabar…….Sabar…….Sabar. Sadarkah kita, bahwa LGBT itu muncul tidak serta merta alias tidak Bim Sala Bim langsung ada dengan sendirinya. LGBT itu muncul secara perlahan-lahan, dari gejala yang kecil yang tidak ter-Filter dan terkontrol sehingga itu terjadi tanpa mereka sadari.

Lalu apakah mereka yang “KEMAYU”  “GAGAH” dan lain sebagainya tersebut sudah pasti LGBT ? Saya gak berani bilang YA atau TIDAK, namun…..Kelakuan dan Sikap LGBT itu muncul dari mana dulu ? Jika kita sudah paham dan mengerti serta mengetahuinya, nanti baru bilang…………..Ooooooooo…..itu ternyata ! Bukankah disana ada Faktor sebab akibat ? Ibarat ASAP dan API.

Lalu siapa yang bisa mencegah dan merubahnya ? Pertama adalah peran Orang Tua, coba pehatikan Anak-anaknya. Apakah ada yang aneh atau tidak, Aneh bagaimana ? Gini loh, kalau sudah jelas anaknya Laki-laki namun gayanya agak KEMAYU dan FEMINIM coba segera perhatikan dan “didik” dengan baik, bukan malah senang dengan keadaan anaknya itu. Jika Keluarga sudah tidak peduli dan menganggap ini adalah masalah sepele, ya tunggu sajalah Bom Waktu beberapa tahun kedepan atas perubahan sang anak tersebut.

Suatu kasus, dimana seorang anak laki-laki (awalnya) dengan gaya yang lemah lembut; Lalu sang Kakaknya sendiri malah mengusili dengan membuatnya menjadi “wanita”, mulai dengan memakaikan pakaian wanita, memakaikan Lipstik, dan lain lain sebagainya. Dimana akhirnya si Anak Lelaki tersebut memutuskan untuk menjadi Wanita alias Transgender. Ini bukan sekedar cerita omong kosong loh, ini cerita sebenarnya dan kita sebenarnya sudah tau; Bahkan Infotainment di layar TV pernah menyiarkan pemberitaan tersebut. Artinya siapa yang salah dan siapa yang tidak peduli ? Silahkan dijawab sendiri….

Lalu bagaimana dengan mereka, Para Pria/Wanita Dewasa yang sudah terkena LGBT ? Siapa yang bisa mencegah dan merubah mereka ? Apakah Orang Tua mereka ? Kalau sudah begini, Peran Orang Tua tidak bisa maksimal bisa membantu dan merubah mereka, dimana diperlukan juga bantuan dari Luar; Yaitu Teman-teman mereka yang masih Normal guna mendukung kesembuhan, para ahli dan peran Agama khususnya.

Mereka Butuh “pencerahan” jiwa yang bisa menganalisa dan memprogram kembali otak syaraf mereka melalui Kata-kata/Kalimat/Himbauan/Nasehat dan Doa; Sehingga Syaraf-syaraf otak mereka bisa menerima sugesti tersebut menjadi perintah positif atas suatu perubahan yang di-inginkan, yaitu menjadi manusia yang normal seutuhnya; PRIA atau WANITA.

Bukankah LGBT berhak untuk Sembuh ? Agar sehat dan kembali hidup normal ditengah-tengah keluarga dan masyarakat yang ada, sehingga diharapkan mereka bisa kembali hidup Normal menjadi manusia seutuhnya.

  • LGBT itu bukan Fitrah…….
  • LGBT itu bukan Kodrat…….
  • LGBT itu adalah PENYAKIT
  • LGBT itu BISA DISEMBUHKAN

Sesungguhya, Manusia itu dilahirkan Fitrah sebagai PRIA dan WANITA serta berpasangan; Ibarat Langit dan Bumi, Bulan dan Bintang, Siang dan Malam;

@Sar279