Tags

, , , , , , , , , , , , , , , , , , ,


Ada sebuah cerita, namun ini bukan cerita cinta yang penuh dengan Konflik Asmara 😉

Ini cerita yang gak tau dimana ujungnya, karena awalnya juga entah kemana

Judul dan Lakon selalu berubah, tapi intisari tetaplah sama

Tak disangka, muncul pengumuman dari sang Raja

sehatAh pusing jadinya mau nulis Artikelnya seperti apa; namun yang jelas Ini cerita Iuran sang Warga kepada………

Dan kira-kira seperti inilah adanya…

  • Bagi Masyarakat bawah, diwajibkan nyetor iuran perbulan untuk pengobatan sebesar Rp. 30,000,-
  • Masyarakat menengah, diwajibkan nyetor iuran yang sama sebesar Rp. 40.000,-
  • Dan bagi masyarakat atas juga diwajibkan nyetor iuran sebesar Rp. 50,000,-

Bagaimana jika terdapat 1 (satu) Propinsi, yang terdiri dari:

  • 1 (satu) Kabupaten, yang warganya berjumlah 50 Kepala Keluarga
  • 1 (satu) Kecamatan, yang warganya berjumlah 50 Kepala Keluarga
  • 1 (satu) kelurahan, yang warganya berjumlah 50 Kepala Keluarga

Anggap sajalah, didalam 1 (satu) Keluarga itu ada berjumlah 4 (empat) orang; Ada Bapak, Ibu dan 2 orang Anak, maka rinciannya akan seperti ini, kan?

  • 50 kepala keluarga x 4 Orang = 200 Orang penduduk di Kabupaten
  • 50 kepala keluarga x 4 Orang = 200 Orang penduduk di Kecamatan
  • 50 kepala keluarga x 4 Orang = 200 Orang penduduk di Kelurahan

 Jadi kalau di Total, ada 600 Orang Penduduk didalam 1 (satu) Propinsi

Artinya adalah :

  • Setoran Iuran Berobat sebesar 30.000 X 600 Orang = 18.000.000,-/Bulan,-/KK Golongan Bawah
  • Setoran Iuran Berobat sebesar 40.000 X 600 Orang = 24.000.000,-/Bulan,-/KK Golongan Menengah
  • Setoran Iuran Berobat sebesar 50.000 X 600 Orang = 30.000.000,-/Bulan,-/KK Golongan Atas

Bayangkan, itu baru 1 (satu) Propinsi yang rata-rata Penduduknya Cuma 50 Kepala Keluarga saja; dengan Asumsi 4 Orang per satu Keluarga

Coba Bayangin kalau Propinsi itu jumlahnya Puluhan yang terdiri dari sekian Puluh Kabupaten, sekian puluh kecamatan dan sekian puluh kelurahan, KEBAYANG GAK ?

Misal, kalau di Asumsikan saja ada 34 Propinsi dengan Penduduk yang sama, apa Iurannya gak sebesar seperti dibawah ini ?

  • 612.000.000,- (34 X 18.000.000), ini Iurannya Warga bawah
  • 816.000.000,- (34 X 24.000.000), Iuran bagi Masyarakat Menengah
  • Kalau Masyarakat Atas ya sudah pasti nominal Iurannya berkisar di angka 1.020.000,000- (34 X 30.000.000), kan ?

Nah Kalau digabungin, 612 Juta + 816 Juta + 1.020 M = 2.448 M,-/Bulan,-/34 Propinsi (Rata-rata 50 KK)

Sungguh Wow begitu Dahsyaaaaaat angka yang Tembus 😉 Itu baru 50 Kepala Keluarga untuk 1 Kabupaten, 1 Kecamatan dan 1 Kelurahan ya………!

Terus, kan tuh Iuran pasti disimpan ya ? gak mungkin langsung dibayarin kan ? Nah kalau di Simpan di “suatu tempat” pasti Nilainya akan bertambah, kata orang sih ada Bunga. Gak tau apakah itu Bunga Bank atau Bunga Citra Lestari……hehehehe

Kalau sudah ada Bunga, artinya Nominalnya akan bertambah donk ?

Dan kalo dihitung-hitung lagi, ckckckckckc…..Sungguh Dahsyat….Superrrrrrrrr Ajiiibb….pasti Buanyak banget Nominal Angka Iuran yang terkumpul dan bunganya itu

Tapi, Kok katanya masih Rugi ya ? Emangnya sak-Ndeso dan sak Propinsi penduduknya pada sakit semua ya ? Apa sekarang sakit lagi Trend, ya ? Astaga naga…….

Ah kok malah jadi bingung ngitung pakai Hitungan Rata-Rata, Bisa-bisa ntar Iuran yang sudah ada dan lama akan di bagi Rata pula akhirnya 😉

Ah Sudahlah,,,,ntar dikira malah mojokkan siapa pulak, mendingan sekarang ngitung Angka Togel Mania 😉 Yuuuuuuk…..Mari kita bermimpi……#zzzzzzzzzzzzzzzzzz

#SAR279