Tags

, , , , , , , , , , , , , ,


BIASANYA dan PADA UMUMNYA Para Bangsa jin tertarik untuk mengganggu dan/atau “menguasai” orang yang jiwanya lemah, karena ada rasa kekecewaan yang dalam, karena sedih, bathin tertekan dan/atau bahkan karena stress; apakah karena urusan pribadi, percintaan (PIL/WIL), permasalahan kantor dan/atau urusan rumah tangga; Hal tersebut yang menjadi pemicu “ketertarikan” Bangsa Jin kepada manusia yang “sedang bermasalah tersebut”. 

Banyak cara yang dilakukan dan/atau ditempuh oleh Bangsa Jin, sebut saja salah satunya dengan cara “merasuki” atau bahasa kerennya adalah “KEMASUKAN/KERASUKAN/KESURUPAN” kedalam tubuh manusia.

Sadarkah kita, bahwa disaat kemasukan terjadi; akan ada berbagai macam gaya dan bahasa terlihat secara lahiriah oleh kita dan disanalah seringkali kita tertipu; Dimana Bangsa Jin mulai mengaku bahwa dia adalah nenek moyang si A, mengaku sebagai Roh si B dan/atau sebagainya. Kita terkadang terpesona dengan semua perkataan dan/atau informasi dari Bangsa Jin tersebut, karena perkataan dan/atau informasi yang disebutkan kepada kita “BIASANYA” tepat dan/atau sesuai dengan “angan-angan” kita. Apalagi kalau Bangsa Jin tersebut bisa mengetahui perjalanan hidup seseorang yang kita tanyakan, Hemm…….Ente paham kan maksud ane, Tong? Hehehehehe….

Bangsa Jin itu usianya ratusan dan/atau bahkan sampai dengan Ribuan tahun, semua informasi tentang anak manusia; termasuk keluh kesah dan rahasia manusia diketahui oleh Bangsa Jin tersebut tanpa kita (manusia) sadari. Sesuatu hal yang sering terjadi adalah malah kebalikannya, sang Manusia mempercayai informasi, ucapan dari bangsa Jin tersebut, apakah itu untuk kepentingan tertentu atau sebagainya.

Mengaku sebagai Roh si A dan/atau mengaku sebagai leluhur si A, Masih percayakah ? Padahal orang yang sudah meninggal tidak akan bisa lagi berhubungan dengan orang yang masih hidup, karena antara ORANG HIDUP dan ROH ORANG MATI terdapat DINDING YANG KUAT.

حَتَّىٰٓ إِذَا جَآءَ أَحَدَهُمُ ٱلۡمَوۡتُ قَالَ رَبِّ ٱرۡجِعُونِ ٩٩ لَعَلِّيٓ أَعۡمَلُ صَٰلِحٗا فِيمَا تَرَكۡتُۚ كَلَّآۚ إِنَّهَا كَلِمَةٌ هُوَ قَآئِلُهَاۖ وَمِن وَرَآئِهِم بَرۡزَخٌ إِلَىٰ يَوۡمِ يُبۡعَثُونَ ١٠٠ [سورة المؤمنون,٩٩-١٠٠]

  1. (Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu), hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata: “Ya Tuhanku kembalikanlah aku (ke dunia)
  2. agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada dinding sampal hari mereka dibangkitkan

OK, bagaimana ? Pada kalimat ….” Dan di hadapan mereka ada dinding sampal hari mereka dibangkitkanApakah sudah paham dan mengertikah kita maksudnya ?

………BERSAMBUNG

Created / Edited By – SAR (www.sarr29.wordpress.com)